Internet kini digunakan di semua kalangan, mulai
dari anak kecil sampai orang dewasa,internet kini tersedia di semua tempat,
mulai dari tempat umum seperti rumah makan, kampus, sampai ke tempat yang
bersifat pribadi seperti warung internet(warnet) dan rumah pribadi. Karena
semakin terjangkaunya internet dan mudahnya akses ke internet menyebabkan
seseorang dapat memiliki 2 sikap, saat di dunia yang nyata dan saat di dunia
maya. Orang-orang dapat menghabiskan waktu berjam-jam di internet karena umunya
internet dapat memberikan hiburan dan kesenangan bagi mereka setelah lelah
beraktivitas di dunia nyata.Internet dapat dijadikan tempat untuk melepaskan
kepenatan terutama di jejaring sosial. Kita bisa berbagi keluh kesah dan apa
yang kita rasakan melalui status di facebook atau twitter, melalui catatan
seperti di facebook dan blog. Pada umumnya pengguna internet persentasinya
berimbang antara laki-laki dan perempuan. Karena pada dasarnya tuntutan akan
internet antara laki-laki dan perempuan sama saja untuk dijaman era globalisasi
kini. Sekarang ini, segala kebutuhan ilmu maupun pengetahuan bisa diakses di
internet. Namun, berbeda lagi jika kita melihat dari segi usia. Pengguna
internet diusia dini, cenderung lebih banyak pengguna laki-laki. Tren anak yang
memainkan game online sangat merambah dikalangan anak-anak kecil usia 7-14
tahun. Trennya beranggapan apabila anak-anak tersebut jago dalam memainkan game
online, mereka bisa lebih terkenal dan memiliki banyak teman bermain. Sifat-sifat
seperti ini menyebabkan budaya-budaya yang cenderung negative bagi anak-anak,
lain lagi kasusnya jika perihal penggunaan internet bagi orang dewasa. Orang
dewasa lebih mengarahkan penggunaan internet untuk mencari referensi pengetahuan-pengetahuan
dan sosial media. Dampak
negatif internet berkutnya adalah dengan maraknya games online yang di
tawarkan. Pangsa pasar games online ini adalah anak remaja dan juga dewasa.
Permainan games online memang memiliki taktik dan cara-cara yang mampu untuk
menstimulasi pikiran dan otak. Akan tetapi keinginan yang tak terkendali untuk
bermain games-games tersebut akan menghambat remaja dan juga pelajar dalam
memenuhi kewajibannya untuk menutut ilmu.Mereka cenderung menjadi malas belajar
dan menghabiskan waktu bermain games online.
Kamis, 01 November 2012
Senin, 28 Mei 2012
EKOLOGI DAN DAMPAK IPTEK TERHADAP PERKEMBANGAN MANUSIA
Ekologi berasal dari
bahasa Yunani, yangterdiri dari dua kata, yaitu oikos yang artinya rumah atau
tempat hidup, dan logos yang berarti ilmu. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang
mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk
hidup dan lingkungannya. Dalam ekologi, kita mempelajari makhluk hidup sebagai
kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Definisi ekologi seperti di atas,
pertama kali disampaikan oleh Ernest Haeckel (zoologiwan Jerman, 1834-1914). Ekologi
adalah cabang ilmu biologi yangbanyak memanfaatkan informasi dari berbagai ilmu
pengetahuan lain, seperti : kimia, fisika, geologi, dan klimatologi untuk
pembahasannya. Penerapan ekologi di bidang pertanian dan perkebunan di
antaranya adalah penggunaan kontrol biologi untuk pengendalian populasi hama
guna meningkatkan produktivitas. Ekologi berkepentingan dalam menyelidiki
interaksi organisme dengan lingkungannya. Pengamatan ini bertujuan untuk
menemukan prinsip-prinsip yang terkandung dalam hubungan timbal balik tersebut.
Dalam studi ekologi digunakan metoda pendekatan secara rnenyeluruh pada
komponen-kornponen yang berkaitan dalam suatu sistem. Ruang lingkup ekologi
berkisar pada tingkat populasi, komunitas, dan ekosistem.
SUMBER
DAMPAK IPTEK TERHADAP PERKEMBANGAN
MANUSIA
Istilah “teknologi”
berasal dari “techne “ atau cara dan
“logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan
pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara
melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan
alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh
anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia. Menurut Jaques Ellul (1967: 1967
xxv) memberi arti teknologi sebagai ”keseluruhan metode yang secara rasional
mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia.”
Pengertian teknologi secara umum adalah:
Proses yang
meningkatkan nilai tambah Produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan
dan meningkatkan kinerja Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu
dikembamngkan dan digunakan
Sedangkan dampak adalah
suatu akibat yang ditimbulkan oleh sesuatu . Jadi dampak teknologi adalah
akibat yang ditimbulkan oleh suatu teknologi, bisa akibat baik bisa juga akibat
buruk dalam kehidupan manusia. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak
bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan
sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk
memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan,
serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang
teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh
inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun
demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif,
di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Karena itu
pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam
peradaban manusia
SUMBER
Menurut Iskandar
Alisyahbana (1980), “Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang
lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih
sejahtera.” Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun
istilah teknologi belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne“
atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat
diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya
adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan
akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat
lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia. Sedangkan dampak adalah
suatu akibat yang ditimbulkan oleh sesuatu . Jadi dampak teknologi adalah
akibat yang ditimbulkan oleh suatu teknologi, bisa akibat baik bisa juga akibat
buruk dalam kehidupan manusia.
Kemajuan teknologi
adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena
kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan.
Setiap inovasi
diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia, memberikan
banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.
Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang
dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini.
Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar
biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya
menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh
perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan
tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.
Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas
komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam
berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang
telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan
banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Namun manusia tidak
bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan
kesengsaraan bagi manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia
alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek
hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari
sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu
saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak pernah
bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.
Dengan kata lain, walaupun pada awalnya teknologi diciptakan untuk menghasilkan
manfaat positif, di sisi lain teknologi juga memungkinkan digunakan untuk hal
negatif. Dampak positif dan dampak negatif dari perkembangan teknologi dilihat
dari berbagai bidang:
Bidang Sosial dan
Budaya
Akibat kemajuan
teknologi bisa kita lihat:
a. Perbedaan
kepribadian pria dan wanita.
Banyak pakar yang
berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai
pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan
perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria
semakin menonjol.
b. Meningkatnya rasa
percaya diri,
Kemajuan ekonomi di
negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan
ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu
bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan
bangsa-bangsa Asia.
c. Tekanan, kompetisi
yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan
melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
Meskipun demikian
kemajuan teknologi akan berpengaruh negatip pada aspek budaya: Kemerosotan
moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kenakalan
dan tindakan menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat, semakin lemahnya
kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat. Pola interaksi antarmanusia
yang berubah Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah
ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan
dengan telepon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan
dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah
membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya
berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang
tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan
orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan
waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting
(IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.
http://lenijuwita.wordpress.com/2007/03/10/
potensi-teknologi-informasi-dan-komunikasi : Teknologi Informasi dan Komunikasi
KESIMPULAN
Kemajuan teknologi
adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena
kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
Teknologi yang sebenarnya merupakan alat bentu/ekstensi kemampuan diri manusia.
Dewasa ini, telah menjadi sebuah kekuatan otonom yang justru ‘membelenggu’
perilaku dan gaya hidup kita sendiri. Dengan daya pengaruhnya yang sangat
besar, karena ditopang pula oleh system-sistem sosial yang kuat, dan dalam
kecepatan yang makin tinggi, teknologi telah menjadi pengarah hidup manusia.
Masyarakat yang rendah kemampuan teknologinya cenderung tergantung dan hanya
mampu bereaksi terhadap dampak yang ditimbulkan oleh kecanggihan teknologi. Perkembangan
teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan
manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta
sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang
teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh
inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia
tiudak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi mendatangkan
berbagai efek negatif bagi manusia. Oleh karena itu untuk mencegah atau
mengurangi akibat negatif kemajuan teknologi, pemerintah di suatu negara harus
membuat peraturan-peraturan atau melalui suatu konvensi internasional yang
harus dipatuhi oleh pengguna teknologi.
Sabtu, 31 Maret 2012
Listrik dari air asin atau Laut, baterai alam raksasa
Kabar bagus datang dari Stanford University, AS. Para peneliti dari universitas ini berhasil mengembangkan sumber listrik dari air asin. Ini bisa menjadi terobosan besar di bidang energi alternative terbarukan di masa depan. Air dan garam adalah bahan yang mudah didapat dimana saja.
Prinsip kerja alat penghasil listrik ini mirip dengan kerja baterai konvensional. Alat berteknologi nano ini punya dua kutub electrode, yaitu positif dan negatif. Di dalam air, natrium klorida akan terionisasi menjadi natrium( ion positif) dan klorida (ion negatif). Kutub positif electrode akan menarik ion negatif klorida, sementara kutub negatif menarik ion positif natrium. Perbedaan muatan dari aliran ion-ion inilah yang menciptakan arus listrik. Hasil akhir dari proses ini adalah air yang semula asin menjadi kurang asin. Saat electrode ini telah jenuh dengan natrium dan klorida, ia tidak bisa menarik ion natrium dan klorida lagi. Agar bisa berfungsi kembali, electrode ini cukup dicelupkan ke dalam air murni, maka garam dari electrode ini akan terlepas kembali ke dalam air. Setelah itu electrode tersebut bisa kembali dicelupkan ke dalam air garam yang baru untuk menghasilkan listrik lagi.
Prinsip kerja alat penghasil listrik ini mirip dengan kerja baterai konvensional. Alat berteknologi nano ini punya dua kutub electrode, yaitu positif dan negatif. Di dalam air, natrium klorida akan terionisasi menjadi natrium( ion positif) dan klorida (ion negatif). Kutub positif electrode akan menarik ion negatif klorida, sementara kutub negatif menarik ion positif natrium. Perbedaan muatan dari aliran ion-ion inilah yang menciptakan arus listrik. Hasil akhir dari proses ini adalah air yang semula asin menjadi kurang asin. Saat electrode ini telah jenuh dengan natrium dan klorida, ia tidak bisa menarik ion natrium dan klorida lagi. Agar bisa berfungsi kembali, electrode ini cukup dicelupkan ke dalam air murni, maka garam dari electrode ini akan terlepas kembali ke dalam air. Setelah itu electrode tersebut bisa kembali dicelupkan ke dalam air garam yang baru untuk menghasilkan listrik lagi.
Proses ini mirip dengan desalinisasi (pemurnian) air laut, namun dengan sistem yang dibalik. Pada proses desalinisasi, sistem membutuhkan listrik. Sementara pada baterai air asin ini, sistem menghasilkan listrik.
Sistem pembangkit listrik ini bisa diaplikasikan dalam skala kecil maupun skala besar. Dalam skala besar, pembangkit listrik bisa dibangun, misalnya, di dekat muara. Di tempat ini, air laut yang asin bertemu dengan air tawar dari sungai. Dengan debit air sekitar 50 kubik per detik, pembangkit ini diperkirakan bisa menghasilkan listrik sebesar 100 megawatt.
Namun peneliti dari Yale University mengingatkan, jika dibuat dalam skala besar, pembangkit listrik ini harus di desain ramah lingkungan supaya tidak merusak ekosistem di muara. Jangan sampai urusan listrik membuat kehidupan ikan air tawar di sungai terancam
Selain sebagai sumber makanan, transportasi, pertambangan, dan sumber ornamen perhiasan, ternyata laut juga menyimpan energi yang tak terbatas. Sebagai contoh kecilnya, hempasan mbak air laut dapat digunakan untuk membangkitkan energi listrik dan menjalankan pompa aerasi untuk tambak udang. Berdasarkan perhitungan para ahli, energi yang tersimpan dalam air laut sangat besar. Potensi laut Indonesia saja mampu memenuhi empat kali kebutuhan listrik dunia. Hanya saja, pemanfaatannya di berbagai bidang belum terlaksana dengan baik.
Salah satu contoh pemanfaatan air laut yang cukup unik dilakukan olehSastroamidjojo, Ph.D. Beliau mengalirkan 2 liter air laut Parangtritis ke rangkaian anoda dan katoda yang berupa grafit dan seng. Hasilnya? Percobaannya tersebut mampu menghasilkan listrik bertegangan 1,6 volt. Kemudian, ia memperbesar volume air yang digunakan menjadi 400 liter dan menggunakannya sebagai pengganti asam sulfat dalam aki 12 volt. Ternyata, listrik yang dihasilkan mampu menyalakan lampu mobil lebih terang daripada aki mobil konvensional!
Bagaimana air laut dapat menghantarkan arus listrik?
Air laut merupakan sebuah larutan elektrolit dengan zat terlarut terbesar berupa NaCl (garam dapur). Garam NaCl ini di dalam air terurai menjadi ion Na+ dan Cl-. Adanya ion tersebut menyebabkan air laut mampu menghantarkan arus listrik.
Maha Kuasa Tuhan dengan segala kebesaran-Nya telah menciptakan lautan lebih luas daripada daratan. Jika kita berhasil memanfaatkannya, kita dapat membuat sumber tenaga listrik yang abadi. Sesungguhnya seluruh kebutuhan listrik di dunia dapat dicukupi dari laut!
Sabtu, 10 Maret 2012
MITOS RAWA PENING
RAWA PENING DI KABUPATEN SEMARANG, JAWA TENGAH
Rawa Pening ("pening" berasal dari
"bening") adalah danau sekaligus tempat wisata air di Kabupaten
Semarang, Jawa Tengah. Dengan luas 2.670 hektare ia menempati wilayah Kecamatan
Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru. Rawa Pening terletak di cekungan terendah
lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran.
Konon Rawa pening dimulai dari sebuah mitos yang
turun-temurun diwariskan menjadi sebuah kearifan lokal. Awal mula Rawa Pening
dimulai dari Legenda Baru Klinting, yang dikisahkan sebagai anak kecil yang
sakti, namun memiliki wajah yang buruk rupa sehingga menjadi bahan ejekan anak
sebayanya. Hanya seorang Janda yang mau menerima keberadaan baru Klinting.
Suatu saat Baru Klinting berpesan kepada Janda tersebut agar naik lesung
“penumbuk padi” disaat mendengar kentongan. Kemudian Baru Klinting menjuju pelataran
dan mengadakan sayembara, siapa yang bisa mencabut lidi yang ditancapkannya.
Tak satupun anak-anak yang bisa mencabut lidi
yang ditancapkan Baru Klinting. Orang dewasa tak mau kalah juga, lalu satu
persatu mencoba mencabut lidi tersebut, namun semuanya gagal. Akhirnya Baru
Klinting yang mencabut lidi tersebut lalu setelah tercabut keluarlah semburan
air yang semakin membesar. Usai mencabut lidi lalu Baru Klinting berlari sambil
membunyikan kentongan dan akhirnya semua warga tenggelam dan hanya Janda tersebut
yang selamat dengan naik lesung. Genangan airpun meluas dan menjadi sebuah
danau yang jernih airnya yang disebut Rawa Pening.
Saat ini Rawa Pening
menjadi penopang beberapa aspek kehidupan dengan kelimpahan sumber daya
alamnya. Sektor wisata, pertanian, pengelolaan energi hingga perikanan
sepenuhnya tergantung kepada danau seluas 2.670ha. Dikelilingi perbukitan dan
berlatar gunung seolah sebagai tandon air yang tak pernah kering. Sawah
disekitar danau menjadi bukti, betapa berjasanya Rawa Pening dalam mendukung
sektor wisata. Karamba apung dan banyaknya nelayan yang hilir mudik di
sisi-sisi danau menunjukan adanya sumber kehidupan dikedalaman air, Di outlet
Rawa Pening sudah dihadang sebuah bendungan yang mengubah energi potensial air
menjadi listrik dengan turbin-turbin generatornya.
Danau dengan sejarah yang panjang, hingga ada
bukti nyata kejayaan masa lalu. Disisi utara danau, hamparan besi berjajar
kokoh terpancang. Rel kereta api yang menghubungkan Stasiun Ambarawa dengan
Stasiun Tuntang membingkai sisi utara danau. Jikan anda beruntung maka bisa
disaksikan Salah satu lokomotif dengan kode B 2503 buatan Maschinenfabriek
Esslingen melintas dengan kepulan asap hitamnya. Lokomotif langaka hanya
tinggal 3 yang masih tersisa di dunia yang saat ini selain di Swiss dan India.
Kurang lengkap rasanya jika tidak melirik flora
dan fauna yang menghuni Rawa Pening. Salah satu flora yang menjadi buah
simalakama bagai perairan Rawa Pening adalah Eceng Gondok (Eichornia
crassipes). Eceng gondong dengan perkembangbiakan vegetatif menjadi
ledakan disaat menutupi sebagian besar permukaan danau. VOlume air dapat dengan
mudah disedot kepermukaan lewat laju transpirasi yang 7kali lebih cepat oleh
Eceng Gondok, selain itu penetrasi cahaya ke dalam danau juga terhambat. Disisi
lain Eceng Gondok dimanfaatkan sebagai kerajinan, pupuk, dan tempat naungan
ikan.
Untuk keseimbangan ekositem rawa, maka Flora lain
seperti Salvinia (Salvinia natans), Kangkung (Ipomoea reptans),
Azola, Hidrilia dan aneka tanaman air menjadi penghuni tetap rawa. Berbagai
fauna, seperti Biawak (Varanus salvator), burung kuntul (Bubulus
coromandus), Bulus (Cylemis amboinensis), dan beraneka macam ikan
air tawar. Mata mungkin akan terpana dengan hilir mudik burung kuntul yang tak
canggung melintas diatas perahu nelayan. Andaikata ditelusuri lebih dalam lagi
maka beberapa spesies eksotis masih bisa ditemui di danau indah ini.
Realitanya 19 anak sungai menjadi masukan air
bagi Rawa Pening, dan hanya 1 sungai yang menjadi jalan keluar. Masuknya air
yang menuju Rawa Pening bukanlah air sungai yang bersih, namun membawa
material-material yang ikut larut dan terbawa arus sungai. Sungai-sungai yang
menjadi masukan air Rawa Pening dimanfaatkan oleh masarakat yang tinggal
disekitar sungai. Aktivitas rumah tangga hingga pertanian telah berkontribusi
menyumbangkan material terlarut dalam perairan sungai yang selanjutnya terbawa
arus menuju Rawa Pening. Limbah rumah tangga, seperti deterjen, kotoran, hingga
sampah menjadi material yang ditemukan sepanjang sungai. Dari aktivitas
pertanian juga memberikan sumbangsih terhadap bahan-bahan pencemar, seperti
pestisida, limbah pertanian dan sisa pemupukan yang berlebihan.
Kini semua tergantung tangan manusia mau dibawa
kemana aliran kelestarian Rawa Pening. Jika tindakan manusia layaknya mitos
Baru Klinting yang tidak diterima penduduk dengan ramah dan selalu menyakiti
alam dengan segala keberadaanya, niscaya lidi bencana akan tercabut dengan
sendirinya. Akankah lidi konservasi ikut akan terus tertanam demi generasi mendatang,
atau ramai-ramai dicabut dengan alasan perut dan ekonomi,Ditangan kita lidi
tersebut tertancap, niscaya dengan keramahan kita buat generasi mendatang agar
tetap bisa menikmati pesona Baru Klinting.
Minggu, 08 Januari 2012
8. Manusia dan pandangan hidup
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
Pandangan hidup merupakan sesuatu yang sulit untuk dikatakan, sebab kadang-kadang pandangan hidup hanya merupakan suatu idealisme belaka yang mengikuti kebiasaan berpikir didalam masyarakat.
Pandangan hidup juga bisa diimplementasikan sebagai hasil-hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman, fakta, dan sikap meyakini sesuatu yang diringkas sebagai pegangan, pedoman, petunjuk, atau arahan.
Pandangan hidup sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Segala perbuatan, sikap, dan aturan –yang diwujudkan dalam berbagai bentuk, merupakan refleksi dari pandangan hidup yang telah dirumuskan. Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat hidup sendiri diarti-konkritkan sebagai kecintaan atau kebenaran yang bisa dicapai oleh siapapun. Maka dari itu, pandangan hidup dengan hakikat bisa dicapai oleh siapapun itu, sangat diperlukan oleh tiap manusia. Pandangan hidup tiap orang bisa berbeda bisa juga sama. Dari situ terdapat pengklasifikasian tentang asal dari pandangan hidup tersebut, sebagai berikut:
Pandangan hidup sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Segala perbuatan, sikap, dan aturan –yang diwujudkan dalam berbagai bentuk, merupakan refleksi dari pandangan hidup yang telah dirumuskan. Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat hidup sendiri diarti-konkritkan sebagai kecintaan atau kebenaran yang bisa dicapai oleh siapapun. Maka dari itu, pandangan hidup dengan hakikat bisa dicapai oleh siapapun itu, sangat diperlukan oleh tiap manusia. Pandangan hidup tiap orang bisa berbeda bisa juga sama. Dari situ terdapat pengklasifikasian tentang asal dari pandangan hidup tersebut, sebagai berikut:
a.Pandangan hidup berasal dari agama merupakan pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
b.Pandangan hidup ideologi merupakan pandangan hidup yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma
negara tersebut.
c.Pandangan hidup hasil renungan merupakan pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Pandangan hidup pada dasarnya memiliki unsur-unsur, yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan. Cita-cita adalah sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Kebajikan dalam hal ini, adalah nilai yang menjadi patokan usaha yang harus ditempuh untuk menggapai cita-cita. Usaha adalah hal-hal yang diupayakan sebaik mungkin untuk menggapai cita-cita yang harus dilandasi oleh keyakinan . Keyakinan diukur dengan daya pikir akal, jasmani, dan sikap maupun rasa kepada Tuhan. Hal ini yang mencirikan bahwa unsur-unsur pandangan hidup di atas saling berkaitan. Setiap orang, baik dari tingkatan yang paling rendah sampai dengan tingkatan yang paling tinggi, mempunyai cita-cita hidup. Hanya kadar cita-citanya sajalah yang berbeda. Bagi orang yang kurang kuat imannya ataupun kurang luas wawasannya, apabila gagal mencapai cita-cita, tindakannya biasanya mengarah pada hal-hal yang bersifat negative. Suatu ironi memang, bila manusia sedang dalam keadaan senang, bahagia, serta kecukupan, mereka lupa akan pandangan hidup yang diikutinya dan berkurang rasa pengabdiannya kepada Sang Pencipta. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :
a. Kurangnya penghayatan pandangan hidup yang diyakini.
b. Kurangnya keyakinan pandangan hidupnya.
c. Kurang memahami nilai dan tuntutan yang terkandung dalam pandangan hidupnya.
b. Kurangnya keyakinan pandangan hidupnya.
c. Kurang memahami nilai dan tuntutan yang terkandung dalam pandangan hidupnya.
d.Kurang mampu mengatasi keadaan sehingga lupa pada tuntutan hidup yang ada dalam pandangan
hidupnya.
e. Sengaja melupakannya demi kebutuhan diri sendiri.
Di sinilah peranan pandangan hidup seseorang. Pandangan hidup yang teguh merupakan pelindung seseorang. Dengan memegang teguh pandangan hidup yang diyakini, seseorang tidak akan bertindak sesuka hatinya. Ia tidak akan gegabah bila menghadapi masalah, hambatan, tantangan dan gangguan, serta kesulitan yang dihadapinya.
Sebagai tambahan, apabila pandangan hidup tesebut diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup tersebut akan menjadi ideologi. Dan jika itu berkembang lagi, hingga lingkup kerakyatan atau negara maka disebut ideologi negara.
1. Cita-cita
Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup
tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup.
Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.
2. Kebajikan atau Kebaikan
Kebajikanatau kebaikan pada hakikatnya adalah perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama atau etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik dan makhluk bermoral. Dia adalah seorang individu yang utuh, terdiri atas jiwa dan raga. Dia memiliki hati yang pada hakikatnya lagi, memihak pada kebenaran dan selalu mengeluarkan pendapat sendiri tentang pribadinya, perasaannya, cita-citanya, dan hal-hal lainnya. Dari yang dirasakan manusia tersebut, manusia cenderung lebih memihak pada kebaikan untuk dirinya sendiri. Inilah yang membuat sebagian manusia ‘terpilah’ menjadi manusia egois, yang seringkali seperti tidak mengenal kebajikan.
Untuk melihat apa itu kebajikan, kita harus melihat dari 3 segi, yaitu :
a. Manusia sebagai pribadi, yang menentukan baik-buruknya adalah suara hati.
b. Manusia sebagai anggota masyarakat atau makhluk sosial, manusia hidup bermasyarakat, saling membutuhkan, saling menolong, dan saling menghargai anggota masyarakat
c. Manusia sebagai makhluk Tuhan
Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya. Karena tingkah laku bersumber dari pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri. Terdapat tiga hal yang menjadi faktor yang mungkin dapat menjadikan seorang individu memiliki sikap tertentu, yaitu:
a.Pembawaan (hereditas) , sesuatu yang diturunkan dari orang tua pada anaknya.
b.Lingkungan, merupakan alam kedua yang melingkupi manusia dan di situ manusia baru akan terdidik dengan sendirinya agar bisa melanjutkan hidup.
c.Pengalaman, merupakan segala sifat dari keadaan-keadaan, baik itu manis ataupun pahit yang dirasakan dan cenderung sering terbesit di pikiran manusia.
3. Usaha atau Perjuangan
Usahaatau perjuangan adalah bentuk kerja keras untuk mewujudkan tujuan atau cita-cita. Tanpa adanya usaha, hidup manusia tak ada artinya. Manusia diciptakan berakal dan berindra, di mana apa yang dititipkan-Nya harus dipotensialkan sesuai kemampuannya.
4. Keyakinan atau Kepercayaan
Keyakinanatau kepercayaan berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan.
Manusia memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda dalam meraih tujuan atau cita-cita masing-masing. Pandangan hidup ini mau tidak mau akan menjadi pedoman untuk mengantarkan mereka pada tujuan atau cita-cita tersebut. Maka yang sebaiknya dilakukan manusia adalah memikirkan, merancang, atau menentukan langkah- langkah berpandangan hidup yang baik.
7. Manusia dan Keadilan
MANUSIA DAN KEADILAN
Keadilan
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.
Keaadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan kepada pemerintah ? sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat. Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.
Keaadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan kepada pemerintah ? sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat. Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.
Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa “Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran”. Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: “Kita tidak hidup di dunia yang adil”. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya
Macem-macem keadilan
· Keadilan Legal atau Keadilan Moral
· Keadilan Distributif
· Keadilan Komutatif
· Kejujuran
· Kecurangan
· Nama baik
· Pemulihan Nama Baik
Berbagai Macam Keadilan
1. Keadilan legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal
2. Keadilan distributive
Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).
3. Keadilan komutatif
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
1. Keadilan legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal
2. Keadilan distributive
Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).
3. Keadilan komutatif
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
6. Manusia dan penderitaan
6. Manusia dan Penderitaan
Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau
menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa
penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan
bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas
penderitaan. Suatu pristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang
lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal
untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.
Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan likuliku
kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi penderitaan dalam hidupnya ? penderitaan fisik yagn dialami
manusia tentulah diatasi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitan psikis,
penyembuhannya terletak paa kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikik yang dihadapinya.
Siksaan
Materi IBD di http://massofa.wordpress.com
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasman, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akiabt
siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yagn sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian,
ketakutan. Ketakutan yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia.banyak sebab yang menjadikan
seseorang merasa ketakutan antara lain : claustrophobia dan agoraphobia, gamang, ketakutan, keakitan, kegagalan. Para
ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang
harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku
percaya bahwa suatu phobia adalah problemnya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan
perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita
hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah.
Kekalutan Mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah
gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang
bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar. Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental
adalah :
1. nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
2. nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1. gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bais jasmana maupun rokhani
2. usaha mempertahankan diri dengan cara negative
3. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalam gangguan
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
Materi IBD di http://massofa.wordpress.com
1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
2. terjadinya konflik sosial budaya
3. cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan negative. Posotf; trauma jiwa yang
dialami dijawab dengan baik sebgai usaha agar tetap survey dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut, ataupun
melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya. Negatif; trauma yang dialami diperlarutkan sehingga
yang bersangkutan mengalami fustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk fustasi
antara lain :
1. agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah
terjadi hypertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya
2. regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakan
3. fiksasi; adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu
4. proyeksi; merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative
kepada orang lain
5. Identifikasi; adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya
6. narsisme; adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari paa orang
lain
7. autisme; ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan
fantasinya sendiri yagn dapat menjurus ke sifat yang sinting.
Penderitaan kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti :
1. kota – kota besar
Materi IBD di http://massofa.wordpress.com
2. anak-anak muda usia
3. wanita
4. orang yang tidak beragama
5. orang yang terlalu mengejar materi
Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia
dapat diperinci sebagai berikut :
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
2. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya.
Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak
bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, mislanya
anti kawain atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup, dan sebagainya. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi
penderitaan, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan dan
penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. SIkap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan
mungkin timbul sikap keras atau sikap anti. Misalnya sifat anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa, dan lainlain.
Materi IBD di http://massofa.wordpress.com
Langganan:
Postingan (Atom)